Kamis, 13 November 2014

KEPALA BUKAN EKOR

“ Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, 
engkau akan tetap naik dan bukan turun…..,” ( Ulangan 28:13a )


Kita mengimani bahwa diciptakan Tuhan untuk selalu meningkat dalam segala hal . Meskipun saat ini sedang terpuruk sekalipun. Sebab disaat menghadapi tantangan , pada saat itu jugalah  sedang diasah karunia kita. Untuk menuju kehidupan yang lebih meningkat, sebab  kita percaya bahwa  akan dibuat naik bukan turun. Sanggupkah menghadapi tantangan / kesulitan hidup yang sedang kita alami ? Beranikah kita untuk selalu berpegang pada iman kita ? Mampukah memanfaatkan karunia yang sudah dianugerahkan pada kita ?

Beredar nama disekitar kita yang  berprofesi sebagai motivator. Seorang motivator menyampaikan berbagai motivasinya bertujuan untuk  mengasah dan mengembangkan karunia orang lain, dengan jalan membakar semangatnya.  Dan harus diakui bahwa seorang motivator adalah mendapat karunia dari Tuhan untuk menjadi pembimbing untuk  mengembangkan karunia orang lain, sehingga karunia yang sudah diterimanya dimanfaatkan semaksimal mungkin dan menghasilkan buah yang lebat. Sering diberikan  contoh-contoh orang  sukses untuk mengembangkan karunianya.  Selanjutnya kita punya harapan besar setelah  mendengarkannya. Pada kondisi seperti itu kita sudah terbakar semangat kita, selanjutnya mempunyai niat dan komitmen untuk hidup lebih baik, kita patut bangga dan bersyukur bahwa di masa depan masih ada yang lebih baik. Untuk melaksanakan dalam kehidupan sehari-hari  pasti akan banyak tantangan yang dihadapinya. Namun demikian, harus komitmen  pada niat untuk menuju yang lebih meningkat. Pada akhirnya tergantung pada kita  yang menentukan apakah dengan menghadapi tantangan  merasa dapat mengasah serta mengembangkan karunia yang sudah kita terima,  dan dapat bertahan dan mampu mengatasi tantangan hidup itu ?

Setelah karunia yang kita terima dapat berkembang dan berbuah lebat, iman sangatlah penting untuk mendasarinya. Iman Katolik yang kuat sebagai dasar/ fondasi  untuk melihat apa yang sedang dialami. . Ilustrasi yang dapat kita bayangkan adalah sebagai berikut ; Sebuah bangunan yang bagus dan megah tanpa fondasi yang tertanam dengan kokoh maka bangunan itu akan mudah sekali roboh. Karena fondasi ini akan menopang bangunan yang menjulang  diatasnya. Maka meskipun kita sudah di anugerahi karunia dari Tuhan, tetapi  jika iman tidak tertanam  sangat berbahaya. Ini yang sering terjadi disaat sedang menghadapi tantangan akan berbalik arah, karena dasar imannya  tidak kuat.
Sebagai orang yang beriman, kita diberi kepercayaan oleh Tuhan yang menjadikan sebuah anugerah yang sangat istimewa.dengan tugas khusus. Tugas khusus yang diberikan kepada kita berguna untuk menumbuh kembangkan karunia,  sehingga berbuah lebat. Iman menuntut untuk menyerahkan diri kepada Allah, sebagai  ungkapan iman yang tulus. Kita selalu mengandalkan  kekuatan Allah untuk mengerti, memahami dan melaksanakan kehendak Allah, karena iman akan berdaya guna bila kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita mampu  menghadapi, melampaui kesulitan hidup dan mampu mengatasinya.

Ya Tuhan, Engkaulah sumber iman sejati , mampukan kami untuk dapat melaksanakan kehendak-Mu dalam kehidupan  sehari-hari. Bimbinglah  dan jadikanlah kami  lebih bijaksana di dalam menghadapi kesulitan hidup, sehingga  berani berjuang dengan iman, harapan dan kasih-Mu.
[ Dari beberapa sumber ]
Berkah Dalem …..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar